Polhukam

Yusril Yakin MK Kabulkan Gugatan Soal Ambang Batas Pilpres 2019

PARLEMENTARIA.COM– Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Prof Dr Yusril Ihza Mahendra optimis Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonan uji materi Pasal 222 Undang Undang Nomor 17 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Yusril mempermasalahkan syarat 20 persen ambang batas buat partai politik atau gabungan partai politik mengusung calon presiden pada pemilu serentak 2019. Keyakinan Yusril itu karena argumen yang sudah disampaikan di forum sidang.

“Kalau melihat yang berkembang di arena sidang, saya optimis gugatan ini akan dikabulkan MK. Argumen untuk membatalkan Pasal 222 UU Pemilu itu cukup kuat,” kata Yusril Ihza Mahendra usai menghadiri persidangan di Gedung MK, Jakarta, Selasa (24/10).

Keyakinan anggota Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini semakin kuat karena sebelumnya MK sudah memutuskan mekanisme pelaksanaan Pemilu 2019 yang digelar serentak.

Dengan demikian, kata mantan Mensesneg dan Menkum HAM ini, putusan MK itu memiliki konsekuensi yang harus dipatuhi semua pihak termasuk pembuat undang-undang dan partai politik peserta pemilu.

“Jadi, saya kira pemohon sudah cukup kuat argumentasinya, dari pemerintah tidak cukup kuat dan dari DPR tidak mengirimkan wakil untuk menanggapi persidangan atau gugatan ini,” kata Yusril.

MK kembali menggelar persidangan Uji Materi Pasal 222 Undang Undang Pemilu terkait dengan syarat ambang batas (Presidential Threshold) 20 persen. Undang Undang Pemilu yang disahkan DPR RI beberapa bulan lalu ini membuat gerah berbagai pihak terutama parpol baru. (art)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top