Polhukam

Menlu Didesak Ambil Sikap Atas Penolakan Panglima TNI Masuk AS

PARLEMENTARIA.COM – Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyari meminta Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi mengambil sikap terkait penolakan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo masuk ke Amerika Serikat. Terlebih lagi penolakan ini dilakukan secara mendadak, dimana telah terpenuhinya seluruh syarat administrasi.

“Tidak ada alasan sama sekali penolakan itu, kalau Pak Gatot secara personal mungkin tidak masalah. Tapi ini beliau datang atas nama Panglima TNI. Bahkan segala syarat administrasinya pun sudah terpenuhi yakni dengan sudah diterbitkannya Visa. Namun di injury time ditolak. Menlu harus clear kan ini, sekaligus memberi penjelasan tentang alasan penolakan tersebut”ujar Kharis kepada wartawan, Minggu (22/10).

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid yang menyatakan bahwa pihaknya sudah membaca rilis dari Kedubes AS. Namun dalam rilis tersebut hanya disampaikan permintaan maaf, belum kepada penjelasan kenapa insiden itu bisa sampai terjadi.

“Saya membaca rilis dari Kedubes AS isinya baru berupa permintaan maaf, belum menjelaskan kenapa insiden tersebut terjadi. Saya rasa ini yang menjadi pertanyaan besar masyarakat Indonesia yang perlu dijawab oleh AS,” ungkap Meutya.

Politisi dari Fraksi Partai Golkar ini menambahkan bahwa KBRI Washington telah melayangkan nota diplomatik ke Kementerian Luar Negeri (Kemlu) AS. Namun akan lebih elok jika Kemlu AS juga merespons, sehingga mengurangi prasangka yang akan mempengaruhi hubungan antarnegara.

“Saya rasa penjelasannya akan lebih elok dari Kementrian Luar Negeri AS langsung, karena nota diplomatik dilayangkan KBRI Washington kepada Kemlu AS. Jadi tidak hanya oleh Dubes AS, Kemlu AS perlu merespon juga. Ini supaya tidak ada asumsi-asumsi, ataupun praduga-praduga terhadap AS juga. Mudah-mudahan ini hanya blunder di internal mereka, namun itu perlu dijelaskan,”paparnya. (chan)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top