Daerah

Sumbar Kirim 2.400 TKI Tiap Tahun ke Malaysia

PARLEMENTARIA.COM – Jumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Sumatera Barat yang dikirim ke Malaysia setiap bulannya sekitar 200 orang atau 2.400 orang per tahun.

Namun, dengan mencuatnya kasus Rohingya, jumlah tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Sumatera Barat yang diberangkatkan ke Malaysia mengalami kenaikan.

Demikian dikatakan Ketua Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) Sumatera Barat Tafyani Kasim pada Haluan, kemarin.

“Ada sekitar 20 persen kenaikan jumlah TKI asal Sumbar yang dikirim ke Malaysia,” ujar Tafyani yang juga Pimpinan PT Andalan Mitra Prestasi itu.

Dikatakannya, selama ini Myanmar merupakan negara dengan pemasok tenaga kerja formal terbanyak nomor dua di Malaysia setelah Nepal.

Kemudian ada Bangladesh di peringkat 3 dan Indonesia di nomor 4. Dengan mencuatnya kasus Rohingya, terbuka peluang TKI lebih banyak masuk ke Malaysia.

“Namun dengan kasus kekerasan di Rohingya Myanmar, ada pengurangan tenaga kerja asal Myanmar di Malaysia sehingga membuka peluang bagi TKI kita,” katanya.

Dikatakan Tafyani, di Sumbar saat ini ada 17 penyalur resmi TKI yang disebut dengan Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS).

“Umumnya terdapat di Padang dengan 16 PPTKIS dan satu PPTKIS di Pariaman. Ada satu lagi PPTKIS yang masih dalam proses perizinannya,” tambahnya lagi.

Dikatakannya lagi, lebih 80 persen dari tujuan pe­nem­patan TKI asal Sumbar, adalah ke Malaysia. Namun demikian TKI Sumbar harus bersaing dengan tenaga kerja dari 22 negara lainnya yang juga ma­suk ke negeri jiran itu.

“Negara yang menerima jasa tenaga kerja asal Sumbar paling banyak Malaysia atau mencapai 90 persen, dan 10 persen ke negara- negara lain,” katanya lagi.

Ditambahkannya lagi, TKI selaku pahlawan devisa masih sangat diminati. Hal itu karena terbatasnya peluang kerja di dalam negeri.

Apalagi pekerjaan ini juga memberikan kontribusi yang besar terhadap kampung halaman. Miliaran rupiah dikirimkan TKI setiap tahunnya ke Sumbar.

“Pada 2015 lalu dana remittance atau kiriman uang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Sumatera Barat ke kampung halaman mencapai Rp389 Miliar.

Kantong TKI di Sumbar itu Pesisir Selatan. Dana re­mittance TKI Pessel pada 2015 capai Rp57 Miliar,” tambahnya lagi. (hal/chan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top