Info Kesekjenan

75 Sekjen Parlemen Dunia Ikuti konferensi ASGP di Rusia

PARLEMENTARIA.COM – Sebanyak 75 Sekretaris Jenderal parlemen dunia mengikuti konferensi Association of Secreries General of Parliament (ASGP) 16-18 Oktober 2017 di St. Petersburg, Russia. Pertemuan tersebut juga diikuti Plt Sekjen DPR Damayanti dan didampingi Kepala Biro Pemberitaan Parlemen DPR Djaka Dwi Winarko.

Salah satu topik yang menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah Peran serta masyarakat dalam pengambilan keputusan.

Dalam pertemuan tersebut Damayanti menyampaikan bahwa Sekretariat Jenderal DPR sudah sangat baik dan akan ditingkatkan terus dalam memberikan layanan keikutsertaan masyarakat dalam pengambilan keputusan di DPR RI.

Setjen DPR berkepentingan untuk hadir pada sidang ASGP 2017 karena dapat melihat kemajuan sekretariat parlemen negara lain. Selain itu dapat menyampaikan kemajuan yang sudah dilaksanakan sekretariat parlemen Indonesia, mempererat persahabatan dan membangun jaringan kerja antar Sekretariat Jenderal parlemen di dunia serta bertukar informasi khususnya terhadap layanan substansi kedewanan.

“Yang tidak kalah pentingnya adalah kita bisa belajar dan dan membandingkan bagaimana mengorganisir suatu kegiatan internasional dan mencontoh kepedulian masalah lingkungan. Selama konferensi berlangsung hampir tidak ada kertas, semua bahan sudah paperless. Ini bisa kita contoh. Panitia juga sangat siap terlihat sudah ada siapa mengerjakan apa sudah sangat tertata dengan rapi,” jelas Damayanti.

Terkait dengan keterbukaan informasi, Parlemen Indonesia sangat terbuka terhadap seluruh informasi yang ada di DPR, sehingga hasil survey yang dilakukan Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) menyatakan DPR merupakan parlemen paling terbuka diantara negara Asia Tenggara.

Damayanti menjelaskan bahwa proses layanan Setjen DPR terhadap informasi dan komunikasi masyarakat juga sudah ada jalur proses layanannya melalui SMS dan website.

Tentang informasi proses pembahasan Rancangan Undang-Undang juga sudah mencantumkan seluruh proses dalam website DPR RI, kecuali risalah rapat dikarenakan sangat besarnya file, dan itupun bisa minta melalui layanan informasi secara online.

“Kita akan memberikan sosialisasi agar masyarakat dapat berperan serta memberikan masukan dalam proses pengambilan keputusan di DPR dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk memberi kemudahan masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya” tutup Damayanti. (esa)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top