Polhukam

Ketua DPR Apresiasi Polisi Temukan Bom di Bekasi dan Menangkap Pelakunya

JAKARTA – Ketua DPR Setya Novanto mengapresiasi pihak kepolisian yang menemukan bom dengan hulu ledak tinggi di Bintara Jaya Bekasi, Jawab Barat serta menangkap 4 pelakukan, Sabtu (10/12).

“Patut kita apresiasi. Seluruh aparat terkait menunjukkan kesigapan luar biasa setiap waktu. Mereka seakan tidak pernah tidur untuk menjaga masyarakat dari berbagai potensi ancaman. Hal ini untuk sekian kalinya menunjukkan bahwa negara hadir dalam setiap kegelisahan dan kekhawatiran masyarakat,” kata Novanto dalam rilisnya, kemarin.

Apalagi kata Novanto, penemuan bom ini tidak lepas dari informasi masyarakat. “Saya memandang masyarakat kita sudah cukup aware atas segala potensi yang dapat membahayakan dan mengancam kehidupan mereka,” ujarnya.

Dikatakan, bom di Bekasi adalah bom-bom yang kurang lebih sama di tempat lain. Ini juga menunjukkn bahwa ancaman-ancamam tersebut sudah bukan rahasia lagi, bukan sekedar isu apalagi terkadang dianggap sebagai pengalihan isu. Ancaman ini sudah nyata dan kasat mata di depan kita. Mereka malah sudah menyiapkan para pengantin untuk dijadikan syahid.

“Saya merasa prihatin dengan sebagian masyarakat kita yang begitu tega mengancam sesamanya. Menunjukkan perasaan dengan mengorbankan sesama rakyat. Menunjukkan perasaan dengan cara cara yang tidak bertanggung jawab,” katanya.

Beberapa hari yang lalu, Pihak Kepolisian tidak henti-hentinya memperingatkan dan menghimbau tentang potensi teror yang masih berada di beberapa titik, memanfaatkan situasi politik dan memanfaatkan komunitas-komunitas yang mudah untuk disusupi.

“Saya meminta kepada masyarakat, kepada anak bangsa untuk terus menerus memperbaharui komitmen kebangsaan kita, persatuan dan kesatuan kita dan menjaga NKRI. Kita harus bahu-membahu melawan ancaman ini dan memandangnya sebagai musuh bersama,” katanya.

Tentu saja, kata Novanto, berbagai strategi dan aksi pencegahan tidak bisa dilupakan. Seluruh pihak, baik pemerintah dan swasta harus terus menerus menggelorakan perlawanan terhadap radikalisme. Aksi-aksi yang berpotensi radikal harus kita lawan dengan arif dan bijaksana dengan melakukan segala cara dan pendekatan yang komorehensif.

“Penemuan bom ini tidak bisa kita lihat secara parsial. Ini efek dari akumulasi persoalan kita bersama, baik dalam negeri maupun efek global. Karena itu, kita harus menyikapinya dengan menyeluruh dengan berbagai pendekatan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan kita,” ujarnya. (esa)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top