Pengawasan

DPR: Desa Harus Didorong Jadi Ujung Tombak Pembangunan Indonesia

dorJAKARTA– Desa harus didorong sebagai ujung tombak dalam pembangunan Indonesia yang lebih adil. Artinya, membangun Indonesia itu harus dimulai dari desa, tidak dari kota seperti yang terjadi selama ini.

Itu dikatakan Sirmadji, anggota Komisi II DPR RI ketika Rapat Kerja (Raker) dengan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Sandjojo, Kamis (06/10). “Saya bangga dan akan terus mendorong desa sebagai ujung tombak dalam pembangunan Indonesia yang lebih adil.”

Wakil rakyat ini mengingatkan Kementerian Desa dan PDT memastikan kondisi infrastruktur di desa memungkinkan masyarakat mengembangkan usahanya. “Modal utama terutama Kemendes adalah memastikan kondsi infrastruktur desa memungkinkan masyarakat mengembangkan usahaya.”

Samiadji juga menyoroti distribusi alokasi dana desa benar-benar harus dipantau agar tepat sasaran. Pasalnya Indonesia adalah salah satu negara yang mengalokasikan anggaran secara khusus untuk desa.

“Ada persoalan yang dipikirkan dalam kaitannya dengan disribusi alokasi dana desa. Kita ini kan Republik yang pertama kali telah memperkuat garda paling depan dari proses tanggung jawab yang mengelola wilayahnya sendiri , yakni desa,” ujar Sirmadji.

Dikatakan, kita sudah punya sistem, besarannya sudah disepakati 10 persen dan mungkin suatu ketika bisa ditingkatkan. “Tetapi yang penting adalah pola distribusinya. Bagaimana benar-benar bisa mewujudkan dan membangun desa dari pinggiran,” demikian Sirmadji. (art)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top