Daerah

Kebakaran di Lembah Arau Belum Dipadamkan

foto haluanLIMAPULUHKOTA – Kebakaran Lembah Harau, Kabupaten Limapuluhkota sudah berlangsung tiga, api masih merambat di kawasan Tebing, Lembah Harau, , Rabu (28/9). Namun tidak ada bantuan pemadaman oleh pihak terkait, bahkan Bupati atau pun Wakil Bupati Limapuluhkota belum mendatangi lokasi.

Kebakaran yang masih berlanjut tersebut dapat mengancam ekosistem kawasan, termasuk pariwisata yang menjadi andalan Sumatera Barat.
Fetroyance pemerhati lingkungan yang juga warga setempat mengatakan, sejak hutan terbakar tidak ada bantuan dari pihak terkait.

“Tidak ada bantuan dari BKSDA, Dinas Kehutanan, atau pun Dinas Pariwisata. Instansi ini mempunyai peran,” terangnya pria yang juga aktif sebagai pemanjat tebing ini.

Ia menjelaskan, kajadian tersebut berdampak besar bagi ekosistem lingkungan, dan juga kepada pariwisata. “Di sana tumbuh anggrek langka, siamang yang merupakan hewan endemik dan langka. Parisiwata apa yang mau dilihat wisatawan jika ini rusak, dan juga berpengaruh pada ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Ketua DPRD Limapuluhkota Syafarudin mendesak pemerintah daerah didesak untuk segera mencari solusi untuk pemadaman. “Saya mendesak Pemerintah Daerah Limapuluhkota untuk segera turun menyelesaikan ini. Ini tidak bisa dibiarkan, ekosistem hutan, pariwisata, dan mata pencarian masyarakat bisa terganggu,” katanya.

Menurutnya, seharusnya tidak ada kendala bagi pemkab untuk menyelesaikannya. Karena pengadaan mobil damkar yang baru sudah ada.
“Sudah ada armada baru, ini bisa untuk dipadamkan. Jika ini termasuk bencana maka BPBD juga harus turun,” tegasnya. (hal/chan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top