Kesra

Bupati Pasaman Barat Terima Penghargaan Bidang Kesehatan

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani menyematkan tanda penghargaan kepada Bupati Pasaman Barat Baharuddin pada acara puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Kamis (27/11).

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani menyematkan tanda penghargaan kepada Bupati Pasaman Barat Baharuddin pada acara puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Kamis (27/11).

JAKARTA – Bupati Pasaman Barat H. Baharuddin R menerima penghargaan di bidang kesehatan berupa Ksatria Bakti Husada (KBH) Arutala. Tanda penghargaan tersebut disematkan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani pada acara puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Kamis (27/11).

“Ini penghargaan di bidang kesehatan yang kedua diterima bapak bupati. Tahun lalu penghargaan Swasti Saba, yaitu Pasaman Barat sebagai kabupaten sehat,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat Dr. Lazuardi kepada Haluan usai acara penganugerahan penghargaan tersebut.

Hanya tujuh orang penerima penghargaan yang sama dengan Baharuddin, yaitu Godbless Sofcar Vicky Lumentut (Walikota Manado), Baharuddin (Bupati Pasaman Barat), Hj. Badingah  (Bupati Gunung Kidul DIY), Ahmad Dirman (Bupati Sukamara Kalteng), Sri Purnomo (Bupati  Sleman DIY), Tri Kirana Muslidatun (Ketua TP PKK Kota Yogyakarta) dan Michael Leksodimulyo (Direktur Yayasan Pondok Kasih Surabaya).

Untuk Sumbar, penghargaan tidak saja diterima Baharuddin, tapi juga Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasaman Barat dan Walikota Solok Irzal Ilyas Dt. Lawik Basa. Tim Penggerak PKK Pasaman Barat menerima penghargaan Mitra Bakti Husada (MBH) yang diterima Ketua Tim Penggerak PKK Pasaman Barat Ny. Nina Baharuddin dan Walikota Solok menerima penghargaan Ksatria Bakti Husada (KBH) Kartika.

Baharuddin menjelaskan, dia mendapat penghargaan tersebut karena dinilai pihak Kementerian Kesehatan telah berjasa dalam pembangunan di bidang kesehatan di daerah yang dipimpinnya dan meningkatkan peran masyarakat dalam mempertahankan dan meningkatkan keberhasilan pembangunan kesehatan.

“Sejak 4 tahun lalu kita sudah memberikan anggaran Rp1 miliar setiap nagari. Anggaran tersebut termasuk digunakan untuk bidang setiap jorong dan salah satu tugas utama bidan itu melakukan penyeluhan KB, menekan angka kelahiran, menurunkan angka kematian ibu dan anak. Jadi jika orang masih berwacana program Rp1 miliar tiap dalam UU Desa, kita sudah menjalankannya 4 tahun yang lalu,” ujar Baharuddin.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat dr Lazuardi menjelaskan bahwa sebelum Baharuddin menerima penghargaan tersebut sudah dilakukan penetian dan verifikasi oleh pihak Kementerian Kesehatan. “Jadi sudah dilakukan verifikasi oleh pusat,” kata Lazuardi. (chan)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top