HeadLine

202 Anggota DPR Tandatangani Hak Interpelasi BBM

JAKARTA – Sebanyak 202 anggota DPR telah menandatangani pengajuan hak interpelasi terkait kebijakan pemerintahan Jokowi -JK yang menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tanggal 18 November 2014.

“Jumlah anggota Dewan yang menandatangani hak interpelasi ini terus bertambah. Kalau kemarin hanya 195 orang dan sekarang sudah 202 orang,” kata inisiator hak interpelasi Muhammad Misbakhun, kepada wartawan, Gedung DPR, Rabu (26/11).

Misbakhum juga mengungkapkan, dari 202 anggota DPR yang menandatangani hak interpelasi tersebut, 6 orang diantaranya dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP). “Enam orang dari Fraksi PPP,” jelas anggota DPR dari Partai Golkar itu.

Keenam anggota DPR dari fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang ikut menandatangi usulan hak interpelasi tersebut adalah Epyardi Asda, Asep A.Maoshul Affandy, Kartika Yudhisti, Anas Thahir, Fauzan Harun, dan A.Dimyati Natakusumah.

Didampingi inisiator lainnya, yakni Aditya Nugra Moha dari Golkar, Yandri Susanto dari Partai Amanat Nasional (PAN), Desmond Junaedi Mahesa dari Gerindra, dan Ecky Awal Muharram dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Misbakhun menjelaskan bahwa usulan hak interpelasi tersebut belum akan diserahkan kepada Pimpinan DPR.

“Dari jumlah yang menandatangi hak interpelasi ini sudah memenuhi persyaratan, tapi memang belum kita serahkan kepada Pimpinan DPR, kami masih menunggu tanda tangan dari anggota DPR lainnya,” jelas Misbakhun.

Anggota DPR yang menandatangani hak interpelasi BBM tersebut adalah 62 anggota fraksi Gerindra, Fraksi PKS 34 orang, dari Fraksi PAN 33 orang, 91 orang anggota Golkar dan 6 orang dari Fraksi PPP. (chan)

3 Comments

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top